User Review: WordPress 2.5 RC1

WordPress versi kali ini bener-bener membuat penasaran, meskipun masih RC1 tetapi banyak juga yang tertarik untuk mendownloadnya –termasuk saya )) Akhirnya, malam ini saya sempetkan diri untuk mendownload, menginstall dan mencoba-coba beberapa fitur baru yang dibanggakan WordPress. Berikut hasil review WordPress 2.5 RC1 yang dibuat seadanya ;)

Dari sisi tampilan WordPress kali ini memang lebih terlihat elegan meskipun menurut saya pribadi ada yang aneh dengan warna orange disitu -? Kelihatannya warna orangenya kurang pas (ah ini kan hanya masalah selera).

Bagi yang mau melihat lebih jelas, silakan untuk mengklik gambar disamping.

Perubahan terjadi pada menu yang terlihat lebih rapi, dashboard yang bisa dikutomisasi dan tentu saja warna yang terlihat elegan. Sayang WordPress kelihatannya belum mau membuat menu dalam bentuk pulldown. Padahal dengan bentuk pulldown menu,  pengguna akan lebih leluasa mengunjungi menu-menu yang ada.

TinyMCE 3.0 juga memberikan warna baru bagi pengguna WordPress saat melakukan kegiatan menulis. Pada versi kali ini, ditambahkan bagian khusus yakni Add Media dimana pengguna bisa memasukan secara langsung baik gambar, video, audio atau media lainnya seperti flash. Jadi penggemar You Tube tidak perlu lagi install plugin untuk memasukan link film kedalam postingnya.

writeGambar disebelah bisa diklik untuk melihat lebih jelas

Namun patut disayangkan, window-window kecil yang ada disekeliling editor pada versi ini sudah tidak bisa digeser-geser lagi ( Window kategori yang diletakkan dibawah juga membuat penulisan kurang praktis karena harus scroll kebawah terlebih dahulu.

Dalam hal ini, penempatan window pendukung editor pada WordPress versi sebelumnya menurut saya jauh lebih baik. Apalagi pada versi sebelumnya pengguna masih diperkenankan untuk menggeser-geser penempatan window tersebut.

Plugin-plugin yang tersedia pun kelihatannya harus ikut menyesuaikan dengan model window yang ada. Perhatikan window smiley di paling bawah, sudah tidak bisa digeser, tidak bisa di collapse pula (

plugin_auto Menu-menu yang lain kelihatannya tidak banyak perubahan kecuali pada sisi tampilan. Namun pada bagian plugin disertakan sesuatu yang baru yakni  Upgrade Automatically.

Dengan fasiltas upgrade otomatis ini pengguna tidak perlu lagi mendownload upgrade plugin secara manual. Sayang, konfigurasi FTP yang ditawarkan tidak menyertakan save password FTP. Hal ini membuat pengguna harus berulang-ulang kali memasukan password FTP untuk melakukan upgrade. Upgrade pun kurang dirancang menjadi praktis, upgrade tidak bisa dilakukan serentak, harus dilakukan satu demi satu. Proses upgrade juga tidak memanfaatkan teknologi  AJAX, tetapi memanggil halaman baru dimana setelah proses upgrade selesai, pengguna yang akan mengupgrade plugin lainnya diharuskan memanggil kembali halaman plugin (

Ketidakpraktisan (bahkan bisa dikatakan kemunduran) juga dapat ditemui pada  bagian Widget, yang pada versi ini bukan berada pada menu Presentation widgetmelainkan menu Design. Ketidakpraktisan tersebut terjadi karena dihilangkannya fitur drag-n-drop. WordPress 2.5 RC1 lebih memilih menggunakan tombol (link) Add untuk memasukan Widget ke dalam sidebar.

Silakan klik gambar disebelah untuk melihat lebih jelas

Yang lebih membuat saya bingung adalah tombol remove bagi masing-masing widget yang ternyata ada pada masing-masing window edit widget. Permasalahannya, tidak semua Widget memiliki Window edit. Alhasil beberapa widget seperti calender tidak bisa di remove setelah di add ))

Kalau Anda perhatikan pada gambar, ada error dibagian bawah. Ini terjadi karena widget-widget bawaan WordPress versi sebelumnya yang ternyata tidak kompatible dan menyebabkan error.

WordPress 2.5 RC1 menawarkan fitur dimana sebuah blog bisa memiliki sidebar widget lebih dari satu. Hal ini mengharuskan perubahan tidak hanya di sisi plugin widget-nya, tetapi juga pada theme yang dipergunakan.

Kesimpulan

Terlalu dini mengatakan bahwa WordPress 2.5 akan menjadi versi WordPress yang lebih baik dari versi sebelumnya. Kecuali dalam beberapa hari ini WordPress dapat melakukan beberapa perubahan dan perbaikan dari hal-hal yang diantaranya telah disebutkan diatas. Jika hal hal tersebut tidak dilakukan, maka pengguna rasanya hanya bisa merasakan perubahan signifikan pada bagian tampilan yang lebih cantik. Padahal yang lebih banyak dilihat orang adalah theme-nya, bukan halaman Admin-nya p

Performance yang dijanjikan lebih baik pun tidak terlalu terlihat, bahkan masih tetap kalah dibandingkan WordPress 2.3.3 yang menggunakan WP-Super-Cache ;) Artinya, WordPress 2.5 RC1 tidak mau belajar dari beberapa plugin yang membuat script ini melenggang lebih baik seperti WP-Super-Cache.

Disamping itu, beberapa perubahan WordPress pada versi 2.5 kelihatannya tidak menjamin kompatibiltas plugin dan theme yang sudah dipergunakan. Mungkin ada baiknya untuk menunggu WordPress versi 2.5.x atau bahkan 2.6 untuk mengharapkan kestabilan.

Custom Search
Advertisements
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: